Tag Archive: kondisi



Sebelumnya mohon maaf lahir batin ya..Ini sekedar refleksi aja!..

kecewa/ bahagia..yang membuat adalah diri kita sendiri, karena kita sendiri yang selalu memutuskan untuk menilai hal yang terjadi sebagai sesuatu yang mengecewakan begitu juga sebaliknya.

Semulia – mulia manusia ialah siapa yang mempunyai adab, merendahkan diri ketika berkedudukan tinggi,memaafkan ketika berdaya membalas dan bersikap adil ketika kuat. “Khalifah Abdul Malik bin Marwan” Baca lebih lanjut

Iklan

Penegakan hukum menjadi tugas dan tanggung jawab seluruh komponen bangsa yg berdasarkan hukum (Rechtstaat), tugas dan tanggung jawab masyarakat, lembaga kepolisian, kejaksaan, peradilan dan lembaga-lembaga advokasi. Harapan seluruh masyarakat yang mendambakan keadilan terwujud di Indonesia maka penegakan hukum yg adil dan menjamin kepastian hukum harus tidak boleh tidak untuk diwujudkan oleh lembaga-lembaga/ instansi yang berkaitan dengan penegakan hukum agar berperan aktif dengan menjunjung tinggi keadilan masyarakat serta adanya, merupakan refleksi filosofis dari cita – cita hukum yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945, sejalan dengan munculnya kesadaran sejarah akan masa depan kekuasaan kehakiman yang merdeka, independen dan bermartabat.

Kesadaran yang didorong oleh keinginan luhur untuk mencapai kehidupan kebangsaan yang bebas, merupakan spirit moral perjuangan kemerdekaan rakyat sebagaimana alinea ke tiga pembukaan UUD 1945, yaitu bahwa seluruh pejabat lembaga negara terikat secara moral untuk melindungi seluruh kepentingan rakyat guna memperoleh kebebasan dan kemerdekaan dalam seluruh bidang dan hajat kehidupannya, termasuk hajat memperoleh jaminan keadilan.

Kekuasaan kehakiman yang merdeka, bermoral dan bebas dari berbagai bentuk intervensi serta steril dari praktek tidak terpuji, merupakan conditio sine quanon dalam rangka menegakkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai kejujuran, kebenaran dan keadilan. Dalam konteks perjuangan menuju terwujudnya praktek penyelenggaraan negara yang bersih, diperlukan upaya strategis dan fundamental bagi terwujudnya komitmen akhlak dan moral serta kualitas profesionalitas dari para hakim selaku sumber daya insani utama.

Di lembaga tinggi negara maupun di lembaga eksekutif lainnya memang sering terjadi ketidak-efektifan peran dan fungsi. Kinerja mereka sering jauh dari harapan publik, sehingga publik perlu membentuk komisi dan lembaga baru. Hal ini mengindikasikan bahwa struktur yang formal tidak menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Baca lebih lanjut