Ini bagaimana, itu darimana, harus mulai darimana?, pertanyaan yang simple tapi menjebak!, menjebak apa terjebak?

Sepertinya kita terjebak, terjebak dalam banyak hal termasuk dalam perdebatan masalah khilafiah (perbedaan-perbedaan kecil dalam masalah furu’/ masalah-masalah cabang/ masalah-masalah kecil dalam agama), sampai kita harus bertengkar dan memutus hubungan silaturrahim hanya karena ego kita. Titik penyimpangan sepanjang sejarah umat manusia adalah ketika ia merambah atau bermain pada suatu dimensi wilayah akal, dan pemahaman. Kita kehilangan rasa (feel) afilisiasi dalam pandangan (perpekstif), dalam wilayah inilah tolak paling krusial yang menimpa setiap kepribadian. Baca lebih lanjut