Dari pengamatan (qs. al alaq : 1-8), memberi pengetahuan, yang kemudian melahirkan setetes ideas pemikiran, yang kritis ketika dihadapkan dengan fenomena kehidupan ini, yang kemudiannya lagi dari setetes ideas pemikiran tersebut telah sedikit mendewasakan akal-rasio, batin-intuitif dalam bentuk segelas pemahaman (guest for understanding).


Tak dapat dielakkan lagi berbagai fenomena yang terjadi disetiap aspek kehidupan ini (agama, moral, hukum, ekonomi, sosial, politik, etc), baik yang sifatnya global maupun nasional telah membawa kita pada satu “titik” yang sama. Keanekaragaman perbedaan diantara kita pun sekarang sudah bukan menjadi suatu kompleksitas masalah untuk diperdebatkan lagi (yang tak habisnya) alias sudah expired. ¬†Tanpa kita sadari!, ada satu “titik” yang telah menyatukan kita dalam suatu ruang khusus, yaitu ketika halnya dihadapkan dengan fenomena kehidupan yang terjadi sekarang ini, pada peradaban manusia dalam mempertahankan eksistensinya. ¬†“Titik” tersebut itu ialah “kesamaan krisis” (the same crisis).
Baca lebih lanjut

Iklan