<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Cyberwhite's Weblog &#187; Biography</title>
	<atom:link href="http://cyberwhite.wordpress.com/category/biography/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://cyberwhite.wordpress.com</link>
	<description>share in the future</description>
	<lastBuildDate>Fri, 30 Oct 2009 15:27:36 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='cyberwhite.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/3ba54ac535c1cdf9c8ce83320293b1d8?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Cyberwhite's Weblog &#187; Biography</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://cyberwhite.wordpress.com/osd.xml" title="Cyberwhite&#8217;s Weblog" />
		<item>
		<title>Khalid bin Walid radhiallahu &#8216;anhu</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/09/15/khalid-bin-walid-radhiallahu-anhu/</link>
		<comments>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/09/15/khalid-bin-walid-radhiallahu-anhu/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Sep 2008 00:34:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arRa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cyberwhite.wordpress.com/?p=379</guid>
		<description><![CDATA[Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Bani Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=379&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Khalid dilahirkan kira-kira 17 tahun sebelum masa pembangunan Islam. Dia anggota suku Bani Makhzum, suatu cabang dari suku Quraisy. Ayahnya bernama Walid dan ibunya Lababah. Khalid termasuk di antara keluarga Nabi yang sangat dekat. Maimunah, bibi dari Khalid, adalah isteri Nabi. Dengan Umar sendiri pun Khalid ada hubungan keluarga, yakni saudara sepupunya. Suatu hari pada masa kanak-kanaknya kedua saudara sepupu ini main adu gulat. Khalid dapat mematahkan kaki Umar. Untunglah dengan melalui suatu perawatan kaki Umar dapat diluruskan kembali dengan baik. </em></p>
<p><em>Ayah Khalid yang bernama Walid, adalah salah seorang pemimpin yang paling berkuasa di antara orang-orang Quraisy. Dia sangat kaya. Dia menghormati <!--[if gte vml 1]&gt; &lt;![endif]--><img title="Selebihnya..." src="http://cyberwhite.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce-257/plugins/wordpress/img/trans.gif" alt="" width="1" height="1" />Ka&#8217;bah dengan perasaan yang sangat mendalam. Sekali dua tahun dialah yang menyediakan kain penutup Ka&#8217;bah. Pada masa ibadah Haji dia memberi makan dengan cuma-cuma bagi <span id="more-379"></span>semua orang yang datang berkumpul di Mina. </em></p>
<p><em>Ketika orang Quraisy memperbaiki Ka&#8217;bah tidak seorang pun yang berani meruntuhkan dinding-dindingnya yang tua itu. Semua orang takut kalau-kalau jatuh dan mati. Melihat suasana begini Walid maju ke depan dengan bersenjatakan sekop sambil berteriak, &#8220;Oh, Tuhan jangan marah kepada kami. Kami berniat baik terhadap rumahMu&#8221;. </em></p>
<p><em>Nabi mengharap-harap dengan sepenuh hati, agar Walid masuk Islam. Harapan ini timbul karena Walid seorang kesatria yang berani di mata rakyat. Karena itu dia dikagumi dan dihormati oleh orang banyak. Jika dia telah masuk Islam ratusan orang akan mengikutinya. Dalam hati kecilnya Walid merasa, bahwa Al Qur-&#8217;an itu adalah kalimat-kalimat Allah. Dia pernah mengatakan secara jujur dan terang-terangan, bahwa dia tidak bisa berpisah dari keindahan dan kekuatan ayat-ayat suci itu. Ucapan yang terus terang ini memberikan harapan bagi Nabi, bahwa Walid akan segera masuk Islam. Tetapi impian dan harapan ini tak pernah menjadi kenyataan. Kebanggaan atas diri sendiri membendung bisikan-bisikan hati nuraninya. Dia takut kehilangan kedudukannya sebagai pemimpin bangsa Quraisy. Kesangsian ini menghalanginya untuk menurutkan rayuan-rayuan hati nuraninya. Sayang sekali orang yang begini baik, akhirnya mati sebagai orang yang bukan Islam. </em></p>
<p><em>Suku Bani Makhzum mempunyai tugas-tugas penting. Jika terjadi peperangan, Bani Muhzum lah yang mengurus gudang senjata dan gudang tenaga tempur. Suku inilah yang mengumpulkan kuda dan senjata bagi prajurit-prajurit. Tidak ada cabang suku Quraisy lain yang bisa lebih dibanggakan seperti Bani Makhzum. Ketika diadakan kepungan maut terhadap orang-orang Islam di lembah Abu Thalib, orang-orang Bani Makhzum lah yang pertama kali mengangkat suaranya menentang pengepungan itu. </em></p>
<p><em><span style="color:#808000;">Latihan Pertama</span> </em></p>
<p><em>Kita tidak banyak mengetahui mengenai Khalid pada masa kanak-kanaknya. Tetapi satu hal kita tahu dengan pasti, ayah Khalid orang berada. Dia mempunyai kebun buah-buahan yang membentang dari kota Mekah sampai ke Thaif. Kekayaan ayahnya ini membuat Khalid bebas dari kewajiban-kewajibannya. Dia lebih leluasa dan tidak usah belajar berdagang. Dia tidak usah bekerja untuk menambah pencaharian orang tuanya. Kehidupan tanpa suatu ikatan memberi kesempatan kepada Khalid mengikuti kegemarannya. Kegemarannya ialah adu tinju dan berkelahi. Saat itu pekerjaan dalam seni peperangan dianggap sebagai tanda seorang Satria. Panglima perang berarti pemimpin besar. Kepahlawanan adalah satu hal terhormat di mata rakyat. </em></p>
<p><em>Ayah Khalid dan beberapa orang pamannya adalah orang-orang yang terpandang di mata rakyat. Hal ini memberikan dorongan keras kepada Khalid untuk mendapatkan kedudukan terhormat, seperti ayah dan paman-pamanya. Dia juga mencurahkan perhatiannya ke dalam hal memimpin angkatan perang. Bakat-bakatnya yang asli, ditambah dengan latihan yang keras, telah membina Khalid menjadi seorang yang luar biasa. Kemahiran dan keberaniannya mengagumkan setiap orang. Pandangan yang ditunjukkannya mengenai taktik perang menakjubkan setiap orang. Dengan gamblang orang dapat melihat, bahwa dia akan menjadi ahli dalam seni kemiliteran. </em></p>
<p><em>Dari masa kanak-kanaknya dia memberikan harapan untuk menjadi ahli militer yang luar biasa senialnya. </em></p>
<p><em><span style="color:#808000;">Menentang Islam</span> </em></p>
<p><em>Pada masa kanak-kanaknya Khalid telah kelihatan menonjol diantara teman-temannya. Dia telah sanggup merebut tempat istimewa dalam hati rakyat. Lama kelamaan Khalid menanjak menjadi pemimpin suku Quraisy. Pada waktu itu orang-orang Quraisy sedang memusuhi Islam. Mereka sangat anti dan memusuhi agama Islam dan penganut-penganut Islam. Kepercayaan baru itu menjadi bahaya bagi kepercayaan dan adat istiadat orang-orang Quraisy. Orang-orang Quraisy sangat mencintai adat kebiasaannya. Sebab itu mereka mengangkat senjata untuk menggempur orang-orang Islam. Tunas Islam harus dihancurkan sebelum tumbuh berurat berakar. Khalid sebagai pemuda Quraisy yang berani dan bersemangat berdiri digaris paling depan dalam penggempuran terhadap kepercayaan baru ini. Hal ini sudah wajar dan seirama dengan kehendak alam. </em></p>
<p><em>Sejak kecil pemuda Khalid bertekad menjadi pahlawan Quraisy. Kesempatan ini diperolehnya dalam pertentangan-pertentangan dengan orang-orang Islam. Untuk membuktikan bakat dan kecakapannya ini, dia harus menonjolkan dirinya dalam segala pertempuran. Dia harus memperlihatkan kepada sukunya kwalitasnya sebagai pekelahi. </em></p>
<p><em><span style="color:#808000;">Peristiwa Uhud</span> </em></p>
<p><em>Kekalahan kaum Quraisy di dalam perang Badar membuat mereka jadi kegila-gilaan, karena penyesalan dan panas hati. Mereka merasa terhina. Rasa sombong dan kebanggaan mereka sebagai suku Quraisy telah meluncur masuk lumpur kehinaan Arang telah tercoreng di muka orang-orang Quraisy. Mereka seolah-olah tidak bisa lagi mengangkat dirinya dari lumpur kehinaan ini. Dengan segera mereka membuat persiapan-persiapan untuk membalas pengalaman pahit yang terjadi di Badar. </em></p>
<p><em>Sebagai pemuda Quraisy, Khalid bin Walid pun ikut merasakan pahit getirnya kekalahan itu. Sebab itu dia ingin membalas dendam sukunya dalam peperangan Uhud. Khalid dengan pasukannya bergerak ke Uhud dengan satu tekad menang atau mati. Orang-orang Islam dalam pertempuran Uhud ini mengambil posisi dengan membelakangi bukit Uhud. </em></p>
<p><em>Sungguhpun kedudukan pertahanan baik, masih terdapat suatu kekhawatiran. Di bukit Uhud masih ada suatu tanah genting, di mana tentara Quraisy dapat menyerbu masuk pertahanan Islam. Untuk menjaga tanah genting ini, Nabi menempatkan 50 orang pemanah terbaik. Nabi memerintahkan kepada mereka agar bertahan mati-matian. Dalam keadaan bagaimana jua pun jangan sampai meninggalkan pos masing-masing. </em></p>
<p><em>Khalid bin Walid memimpin sayap kanan tentara Quraisy empat kali lebih besar jumlahnya dari pasukan Islam. Tetapi mereka jadi ragu-ragu mengingat kekalahan-kekalahan yang telah mereka alami di Badar. Karena kekalahan ini hati mereka menjadi kecil menghadapi keberanian orang-orang Islam. Sungguh pun begitu pasukan-pasukan Quraisy memulai pertempuran dengan baik. Tetapi setelah orang-orang Islam mulai mendobrak pertahanan mereka, mereka telah gagal untuk mempertahankan tanah yang mereka injak. Kekuatannya menjadi terpecah-pecah. Mereka lari cerai-berai. Peristiwa Badar berulang kembali di Uhud. Saat-saat kritis sedang mengancam orang-orang Quraisy. Tetapi Khalid bin Walid tidak goncang dan sarafnya tetap membaja. Dia mengumpulkan kembali anak buahnya dan mencari kesempatan baik guna melakukan pukulan yang menentukan. </em></p>
<p><em>Melihat orang-orang Quraisy cerai-berai, pemanah-pemanah yang bertugas ditanah genting tidak tahan hati. Pasukan Islam tertarik oleh harta perang, harta yang ada pada mayat-mayat orang-orang Quraisy. Tanpa pikir panjang akan akibatnya, sebagian besar pemanah-pemanah, penjaga tanah genting meninggalkan posnya dan menyerbu kelapangan. Pertahanan tanah genting menjadi kosong. Khalid bin Walid dengan segera melihat kesempatan baik ini. Dia menyerbu ketanah genting dan mendesak masuk. Beberapa orang pemanah yang masih tinggal dikeroyok bersama-sama. Tanah genting dikuasai oleh pasukan Khalid dan mereka menjadi leluasa untuk menggempur pasukan Islam dari belakang. </em></p>
<p><em>Dengan kecepatan yang tak ada taranya Khalid masuk dari garis belakang dan menggempur orang Islam di pusat pertahanannya. Melihat Khalid telah masuk melalui tanah genting, orang-orang Quraisy yang telah lari cerai-berai berkumpul kembali dan mengikuti jejak Khalid menyerbu dari belakang. Pemenang-pemenang antara beberapa menit yang lalu, sekarang telah terkepung lagi dari segenap penjuru, dan situasi mereka menjadi gawat. </em></p>
<p><em>Khalid bin Walid telah merobah kemenangan orang Islam di Uhud menjadi suatu kehancuran. Mestinya orang-orang Quraisylah yang kalah dan cerai-berai. Tetapi karena gemilangnya Khalid sebagai ahli siasat perang, kekalahan-kekalahan telah disunglapnya menjadi satu kemenangan. Dia menemukan lobang-lobang kelemahan pertahanan orang Islam. </em></p>
<p><em>Hanya pahlawan Khalid lah yang dapat mencari saat-saat kelemahan lawannya. Dan dia pula yang sanggup menarik kembali tentara yang telah cerai-berai dan memaksanya untuk bertempur lagi. Seni perangnya yang luar biasa inilah yang mengungkap kekalahan Uhud menjadi suatu kemenangan bagi orang Quraisy. </em></p>
<p><em>Ketika Khalid bin Walid memeluk Islam Rasulullah shallallaahu &#8216;alaihi wasallam sangat bahagia, karena Khalid mempunyai kemampuan berperang yang dapat digunakan untuk membela Islam dan meninggikan kalimatullah dengan perjuangan jihad. Dalam banyak kesempatan peperangan Islam Khalid bin Walid diangkat menjadi komandan perang dan menunjukan hasil gemilang atas segala upaya jihadnya. Betapapun hebatnya Khalid bin Walid di dalam medan pertempuran, dengan berbagai luka yang menyayat badannya, namun ternyata kematianya di atas ranjang. Betapa menyesalnya Khalid harapan untuk mati sahid di medan perang ternyata tidak tercapai dan Allah menghendakinya mati di atas tempat tidur, sesudah perjuangan membela Islam yang luar biasa itu.</em></p>
<p><em><span style="color:#808000;">&#8220;ORANG seperti dia, tidak dapat tanpa diketahui/ dibiarkan begitu saja. dia harus dijadikan contoh sebagai calon pemimpin Islam. Jika dia menggabungkan diri dengan kaum Muslimin dalam peperangan melawan orang-orang kafir, kita harus mengangkatnya kedalam golongan pemimpin&#8221; , demikian keterangan Nabi ketika berbicara tentang Khalid sebelum calon pahlawan ini masuk Islam.</span> </em></p>
<p><em> </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cyberwhite.wordpress.com/379/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cyberwhite.wordpress.com/379/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cyberwhite.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cyberwhite.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cyberwhite.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cyberwhite.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cyberwhite.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cyberwhite.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cyberwhite.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cyberwhite.wordpress.com/379/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cyberwhite.wordpress.com/379/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cyberwhite.wordpress.com/379/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=379&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/09/15/khalid-bin-walid-radhiallahu-anhu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0979532a78f24448fa027a79a8206765?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">cyberwhite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cyberwhite.wordpress.com/wp-includes/js/tinymce-257/plugins/wordpress/img/trans.gif" medium="image">
			<media:title type="html">Selebihnya...</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Doktor Sayid Muhammad Husein Thabathaba’i</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/04/10/doktor-sayid-muhammad-husein-thabathaba%e2%80%99i/</link>
		<comments>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/04/10/doktor-sayid-muhammad-husein-thabathaba%e2%80%99i/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 10 Apr 2008 08:52:12 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arRa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cyberwhite.wordpress.com/?p=211</guid>
		<description><![CDATA[Anak termuda yang hafal seluruh Al Quran, penerjemah Al Quran termuda dan pelajar Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia. Anak pertama yang mampu menyampaikan semua keinginan dan percakapannya sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama yang berhasil menghafal seluruh Al Quran dengan metode isyarat. Anak pertama yang bisa dengan mudah menghubungkan satu ayat [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=211&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><em>Anak termuda yang hafal seluruh Al Quran, penerjemah Al Quran termuda dan pelajar Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia. Anak pertama yang mampu menyampaikan semua keinginan dan percakapannya sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama yang berhasil menghafal seluruh Al Quran dengan metode isyarat. Anak pertama yang bisa dengan mudah menghubungkan satu ayat dengan lainnya dan menafsirkan ayat Al Quran dengan cara itu. Anak pertama yang dapat menjawab semua pertanyaan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran.</em><em><br />
</em><em>Anak pertama dari negeri Iran yang berhasil memperoleh titel Doktor kehormatan dari salah satu universitas Inggris di usianya yang ketujuh.<span id="more-211"></span></em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Universitas Islam Hijaz</em><em><br />
</em><em>Dengan ini dinyatakan bahwa Sayyid Muhammad Husein Thabathaba’itelah lulus dalam ujian “Ilmu Menghafal Al Quranul Karim” yang diselenggarakan oleh Tim Penguji Universitas Islam Hijaz. Karena itu ia dinyatakan berhak untuk meraih titel doktor kehormatan.<br />
<a href="http://cyberwhite.files.wordpress.com/2008/04/nab-taba_01.png"><img class="aligncenter size-full wp-image-215" src="http://cyberwhite.files.wordpress.com/2008/04/nab-taba_01.png?w=274&#038;h=400" alt="" width="274" height="400" /></a></em><em><br />
</em><em>21 Syawal 1418 &#8211; 19 Februari 1998</em><em><br />
</em><em>Allamah Pir Faidh Al-Aqtab Shiddiqi Pakar Hukum, Pejabat Kejaksaan dan Rektor Universitas</em><em><br />
</em><em>Anak 5 tahun Iran dapat PhD Hafaz Quran dan Understanding.</em><em><br />
</em><em>Doktor Sayid Muhammad Husein Thabathaba’i Anak termuda yang hafal seluruh Al Quran, penerjemah Al Quran termuda dan pelajar Hauzah Ilmiah Qom yang paling belia. Anak pertama yang mampu menyampaikan semua keinginan dan percakapannya sehari-hari dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran. Anak pertama yang berhasil menghafal seluruh Al Quran dengan metode isyarat.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Anak pertama yang bisa dengan mudah menghubungkan satu ayat dengan lainnya dan menafsirkan ayat Al Quran dengan cara itu. Anak pertama yang dapat menjawab semua pertanyaan dengan menggunakan ayat-ayat suci Al Quran.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Anak pertama dari negeri Iran yang berhasil memperoleh titel Doktor kehormatan dari salah satu universitas Inggris di usianya yang ketujuh VCD ini menjadi bukti bagi mereka yang ragu akan keagungan para penghafal Al Qur’an . Suasana dalam ruangan itu mendadak hening …para syaikh, hafidz, mufassir &amp; jamaah lainnya menahan pembicaraan. Perhatian mereka tertuju pada sosok bocah yang sedang duduk bersila dengan tenang …dihadapan mereka .</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Tatapan matanya yang bulat &amp; jernih menyapu ratusan hadirin yg berjubel ….wajahnya yg polos tampak berseri…memancarkan kharisma yg kuat ….senyumnya tipis membuat gemas siapapun yg memandang . Ya bocah itu bukan bocah biasa…sejak beberapa bulan terakhir …ia menjadi buah bibir kaum muslimin Iran . Dalam usianya yg masih balita ( 5 thn ) ia sudah hafal Al Quran beserta maknanya . Bahkan dalam kesehariannya ia berbicara dengan bahasa Al Quran.</em><em><br />
</em><em>Namanya Muhammad Husein bin Thoba Thoba’i . Di depan namanya ada kata Sayyid….itu artinya ia termasuk salah satu Zurriyat Rasululloh ….orang2 menjuluki The Amazing Child …Si Bocah Ajaib .</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Duduk di sampingnya adalah sang Ayah …Sayyid Thoba Thoba’i …sedang berbicara … Seperti saudara2 ketahui…anak saya telah hafal Al Quran di usia balita lengkap dgn terjemahannya.</em><em><br />
</em><em>Kami mengajarkan Al Quran sejak ia berumur 2 tahun 4 bulan …sebagian kami sendiri yang mengajarkannya …dan sebagian yang lain …..dia menguasai sendiri …..misalnya berbicara dgn bahasa Al Quran ….Alhamdulillah dia bisa dgn sendirinya .</em><em><br />
</em><em>Ia selalu berbicara dgn bahasa Al Quran baik di dalam rumah maupun di luar rumah . Jika dibacakan sebuah kalimat dari Al Quran …ia mampu menjelaskan bahwa kalimat itu ada dalam surah ini …ayat sekian …juz sekian &amp; berada di halaman sekian .</em><em><br />
</em><em>Ia juga hafal tulisan yang berada diawal halaman &amp; 5 halaman berikutnya . Bahkan ia hafal kalimat atau ayat2 yg serupa secara lafadz &amp; maknanya Sekarang ….saudara dapat bertanya langsung kepadanya tentang suatu ayat …dan tanyakan itu surah apa ….ayat berapa &amp; di juz berapa ……. Atau bacakan kepadanya suatu terjemahan ayat ….lalu minta kepadanya untuk menyebutkan ayatnya atau menanyakan suatu tema dalam Al Quran …..Insya Alloh …ia dapat menjelaskannya .</em><em><br />
</em><em>Seorang jama’ah langsung mengangkat tangannya …tanpa dipersilahkan lebih lanjut ia bertanya dengan membaca sebuah ayat ….lantas sang ayah membacakan kembali ayat tsb kepada Husein …..</em><em><br />
</em><em>“Wa atainahul hukma shabiyya …ayat ini di surat apa ? “ tanya sang ayah …dengan spontan Husein menjawab : “ Surah Maryam “ “ Juz berapa ? “ “ Juz ke 16 “ “ Terletak dihalaman berapa dalam surah Maryam ? “ “ Dihalaman pertama “ “ Apa arti ayat tsb ? “ “ Dan kami telah anugerahkan hukum kepadanya ketika masih dalam gendongan “ “ Ahsantum ! ….Bagus ! “ kata sang ayah …..” Sekarang bacalah beberapa ayat setelahnya “ perintah sang ayah .</em><em><br />
</em><em>Maka si bocah meneruskannya hingga 3 surah selanjutnya ……..untaian firman Alloh itu mengalir lancar dari bibirnya.suaranya jernih …lafadznya fasih …hadirin menahan nafasnya . Sang ayah kembali bertanya : “ Dalam Al Quran terdapat ayat yg menyebutkan bahwa Nabi Isa yg masih bayi berdialog dengan umat seperti orang dewasa …Nah ayat ini ada di surah apa ? “</em><em><br />
</em><em>“ Di surah Ali Imron Juz ke 3 “ “ Sebutkan ayatnya “ kata sang ayah Sayyid Husein membacanya dgn lancar …dilanjutkan dgn artinya . Lalu Sayyid Thoba Thoba’I kembali memuji putranya : “ Bagus , semoga Alloh memberkatimu “ Sementara itu seorang guru membacakan surah Al Qur’an yang kemudian dibacakan kembali oleh sang ayah . “ Wakhfidh lahuma janahadz dzulli ….ayat itu ada di surah apa ? “ tanya sang ayah .</em><em><br />
</em><em>Tanpa berfikir panjang Sayyid Husein menjawab : “ Al Isro “ “ Juz berapa ? “ “ Ke 15 “ “ Dihalaman berapa ? “ “ Ke 3 “ “ Sekarang ucapkan artinya “ “ Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dgn penuh kesayangan dan ucapkanlah : Wahai Tuhanku kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil “ ( Al Isro : 24 )</em><em><br />
</em><em>“ Lanjutkan ayat2 berikutnya “ pinta sang ayah lagi . Lagi2 dgn suaranya yang jernih , ia membacakan surah Al Isro hingga 2 ayat berikutnya . Hadirin mulai tidak tenang …mereka terus menerus mengucapkan lafadz takjub “ Masya Allooooh “ .</em><em><br />
</em><em>Pertanyaan tak berhenti sampai disitu …hadirin semakin penasaran …seseorang yg tampaknya sengaja datang dari jauh …sengaja datang hanya untuk melihat keajaiban itu . Ia bertanya berdasarkan ayat Al Qur’an yg ia buka secara acak .</em><em><br />
</em><em>“ Wahai sayyid , surah apakah yg saya bacakan ini …. Tsumma qila lahum aina ma kuntum tusyrikun ? “ “ Az Zumar “ kata sayyid Husein sambil tersenyum “ Juz berapa ? “ “ Ke 24 “ “ Di halaman berapa dalam Az Zumar ? “ “ 8 “ “ Apa arti kata Zumaro ? “ “ Berbondong – Bondong “ “ Bacalah kembali ayat tadi &amp; lanjutkan dgn ayat berikutnya “</em><em><br />
</em><em>Dengan lancar Sayyid Husein membaca ayat tsb ….dan semua orang terpana. Sosok bocah ini seakan bersinar …menerangi hati kaum muslimin yg hadir ….ia memancarkan kharisma &amp; kewibawaan …yang membuat orang lain mencintai dia .</em><em><br />
</em><em>Diantara hadirin …ada yg menitikkan air mata krana terharu ….ada pula yg sibuk membolak balik Al Quran untuk mencocokkan apa yg diucapkan si bocah . Kembali seorang jama’ah yg ahli computer bertanya : “ Di dalam Al Qur’an terdapat angka 3, 4, 5 &amp; 6 …nah surat apa &amp; ayat berapa itu ? “</em><em><br />
</em><em>Seperti komputer canggih …tanpa berfikir lagi Sayyid Husein menjawab yg artinya : “ Nanti ( ada orang yg akan ) mengatakan ( jumlah mereka ) adalah 3 orang , yang ke 4 adalah anjingnya &amp; mengatakan ( jumlah mereka ) adalah 5 orang , yang ke 6 adalah anjingnya . ( Al Kahfi : 22 ) . Mendengar jawaban Sayyid Husein &#8230;.hadirin serentak melafadzkan : Masya Alloh …Lahawla wala kuwata illa billah .. Betapa tidak , seorang pakar komputer sekalipun perlu beberapa waktu untuk menemukan ayat tsb ..paling tidak beberapa menit …tapi Sayyid Husein dapat langsung menjawabnya .</em><em><br />
</em><em>Jama’ah yg tadi seakan tidak puas …Ia kembali bertanya : “ Apakah ada ayat lain yg menyebutkan angka selain 3, 4, 5, 6 ? “ Setelah beberapa detik …Sayyid Husein menjawab : “ Dengan 5000 malaikat yg memakai tanda , itu surah Ali Imron ayat 125 “ “ Adakah angka yg lebih dari itu ? seperti 100.000 bahkan diatasnya ? “ “ Dan kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih , itu surah As Shoffat : 147 “</em><em><br />
</em><em>Masya Alloh …..teriak jamaah berbarengan . Di sela-sela dialog tsb …Sayyid Thoba Thoba’I bercerita bagaimana Al Qur’an sangat mewarnai tingkah polah putranya tsb . Seseorang pernah bercerita kepada kami bahwa dirinya memohon doa darinya &amp; dijawabnya dgn membaca ayat :</em><em><br />
</em><em>Saufa Astagfiru Lakum Robbi … kemudian orang itu menyinggung masalah taufiq dan dijawabnya : Wa ma taufiqi illa billah …alaihi tawakaltu wa ilaihi unibu … Kemudian beberapa minggu lalu ..Al Haj Ali …seorang hafidz …datang bertamu ke rumah kami untuk bertemu &amp; menguji kemampuannya . Diakhir pertemuan itu ..beliau mengajaknya untuk menghadiri sebuah acara , beliau bertanya :</em><em><br />
</em><em>“ Apakah kamu mau menghadirinya ? “ ia menjawab : “ Kalau ayahku mengizinkan …aku akan datang ….” Ulama itu kembali berkata : “ Aku akan membelikan kamu baju bagus supaya kamu kenakan, apakah kamu senang dengannya ? “</em><em><br />
</em><em>Anak saya menjawab : “ Walibasut Taqwa Dzalika Khair ( Pakaian Taqwa adalah yg Terbaik ) … mendengar ayahnya menceritakan hal ini …Sayyid Husein tersipu malu .</em><em><br />
</em><em>Sayyid Thoba Thoba’i kemudian menceritakan pula bagaimana ia mendidik Sayyid Husein .Dengan merendah ia berkata : “ Sebenarnya saya sebagai seorang ayah tidak pantas berpesan sebagaimana yg anda inginkan . Tetapi disini saya atas nama seorang pengajar Al Quran akan berpesan kepada para bapak &amp; ibu …bagaimana saya mengajarkan Al Quran kepadanya .Yaitu pada awalnya para bapak ibu sendiri ….harus memiliki perhatian khusus terhadap Al Quran .</em><em><br />
</em><em>Di rumah harus sering membaca Al Quran …kalau tidak …jangan harap anak2 menjadi seorang penghafal Al Qur’an ..menjadi Qori yang mampu memahami makna Al Qur’an .Saya di rumah membiasakan berbicara menggunakan bahasa Al Qur’an dgn Husein , demikian juga ibunya ( yg setiap hari harus membaca Al Qur’an ) ….apalagi sbg hafidz …setiap hari kami harus membaca 2 Juz kurang lebih .</em><em><br />
</em><em>Selaras dgn keahliannya di dunia, dia berada dalam lingkungan rumah yg Qur’ani&#8230; berdialogpun dgn Al Qur’an &amp; pada akhirnya dia akan mengikuti lingkungannya …..maka pelajarilah Al Qur’an .Di bagian akhir dialog , jama’ah meminta Sayyid Husein untuk memberikan sedikit nasihat . Sambil tersenyum dia berkata : “ Dan perintahkanlah kepada keluargamu ( untuk ) mendirikan Sholat “ Surah Thoha : 132 …Subhanalloh.</em></p>
<p><em>Namanya Muhammad Husein bin Thoba Thoba. Di depan namanya ada kata Sayyid. Itu artinya ia termasuk salah satu Zurriyat Rasululloh dan orang2 menjuluki The Amazing Child : Si Bocah Ajaib &#8230;</em><em><br />
</em><em>Duduk di sampingnya adalah sang Ayah Sayyid Thoba Thoba sedang berbicara. Seperti saudara2 ketahuilah anak saya telah hafal Al Quran di usia balita lengkap dengan terjemahannya. Kami mengajarkan Al Quran sejak ia berumur 2 tahun 4 bulan sebagian kami sendiri yang mengajarkannya dan sebagian yang lain ..dia menguasai sendiri .. misalnya berbicara dengan bahasa Al Quran. Alhamdulillah dia bisa dengan sendirinya ..</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Ia selalu berbicara dgn bahasa Al Quran baik di dalam rumah maupun di luar rumah. Jika dibacakan sebuah kalimat dari Al Quran ia mampu menjelaskan bahwa kalimat itu ada dalam surah ini ayat sekian juz sekian dan berada di halaman sekian ..</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Ia juga hafal tulisan yang berada diawal halaman dan 5 halaman berikutnya. Bahkan ia hafal kalimat atau ayat2 yang serupa secara lafadz dan maknanya. Allahu Akbar.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Sekarang … saudara dapat bertanya langsung kepadanya tentang suatu ayat dan tanyakan itu surah apa ayat berapa dan di juz berapa. Atau bacakan kepadanya suatu terjemahan ayat lalu minta kepadanya untuk menyebutkan ayatnya atau menanyakan suatu tema dalam Al Quran. Insya Alloh ia dapat menjelaskannya.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Seorang jamaah langsung mengangkat tangannya tanpa dipersilahkan lebih lanjut ia bertanya dengan membaca sebuah ayat lantas sang ayah membacakan kembali ayat tersebut kepada Husein, … Wa atainahul hukma shabiyya … ayat ini di surat apa? tanya sang ayah, dengan spontan Husein menjawab: Surah Maryam, Juz berapa? Juz ke 16, terletak dihalaman berapa dalam surah Maryam? Dihalaman pertama. Apa arti ayat tsb? Dan kami telah anugerahkan hukum kepadanya ketika masih dalam gendongan.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Ahsantum! Bagus ! kata sang ayah. Sekarang bacalah beberapa ayat, setelahnya perintah sang ayah. Maka si bocah meneruskannya hingga 3 surah selanjutnya .. untaian firman Allah itu mengalir lancar dari bibirnya, suaranya jernih, lafadznya fasih, hadirin menahan nafasnya.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Sang ayah kembali bertanya: Dalam Al Quran terdapat ayat yang menyebutkan bahwa Nabi Isa yg masih bayi berdialog dengan umat seperti orang dewasa. Nah ayat ini ada di surah apa? Di surah Ali Imron Juz ke 3. Sebutkan ayatnya kata sang ayah, Sayyid Husein membacanya dgn lancar dilanjutkan dengan artinya. </em><em>Lalu Sayyid Thoba Thoba kembali memuji putranya: Bagus, semoga Alloh memberkatimu.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Sementara itu seorang guru membacakan surah Al Quran yang kemudian dibacakan kembali oleh sang ayah … Wakhfidh lahuma janahadz dzulli … ayat itu ada di surah apa? tanya sang ayah. Tanpa berfikir panjang Sayyid Husein menjawab Al Isro’, Juz berapa? Ke 15, Dihalaman berapa? Ke 3. Sekarang ucapkan artinya … Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dgn penuh kesayangan dan ucapkanlah: Wahai Tuhanku kasihilah mereka keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku di waktu kecil (Al Isro:24).</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Lanjutkan ayat-ayat berikutnya pinta sang ayah lagi. Lagi-lagi dengan suaranya yang jernih, ia membacakan surah Al Isro hingga 2 ayat berikutnya. Hadirin mulai tidak tenang mereka terus menerus mengucapkan lafadz takjub … Masya Allooooh …</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Pertanyaan tak berhenti sampai disitu, hadirin semakin penasaran seseorang yg tampaknya sengaja datang dari jauh sengaja datang hanya untuk melihat keajaiban itu. Ia bertanya berdasarkan ayat Al Quran yg ia buka secara acak.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Wahai Sayyid, surah apakah yg saya bacakan ini. Tsumma qila lahum aina ma kuntum tusyrikun? Az Zumar kata sayyid Husein sambil tersenyum, Juz berapa? Ke 24, Di halaman berapa dalam Az Zumar? 8. Apa arti kata Zumaro? Berbondong-Bondong. Bacalah kembali ayat tadi &amp; lanjutkan dgn ayat berikutnya. Dengan lancar Sayyid Husein membaca ayat tersebut dan semua orang terpana.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Sosok bocah ini seakan bersinar menerangi hati kaum muslimin yg hadir, ia memancarkan kharisma dan kewibawaan yang membuat orang lain mencintai dia.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Diantara hadirin ada yg menitikkan air mata karena haru ada pula yang sibuk membolak balik Al Quran untuk mencocokkan apa yg diucapkan si bocah. </em><em>Kembali seorang jamaah yg ahli computer bertanya: Di dalam Al Quran terdapat angka 3, 4, 5 dan 6, nah surat apa dan ayat berapa itu? Seperti komputer canggih tanpa berfikir lagi Sayyid Husein menjawab yang artinya: Nanti (ada orang yg akan) mengatakan (jumlah mereka) adalah 3 orang , yang ke 4 adalah anjingnya dan mengatakan (jumlah mereka) adalah 5 orang, yang ke 6 adalah anjingnya. (Al Kahfi : 22).</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Mendengar jawaban Sayyid Husein …..hadirin serentak melafadzkan: Masya Alloh … Lahawla wala kuwata illa billah …</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Betapa tidak, seorang pakar komputer sekalipun perlu beberapa waktu untuk menemukan ayat tersebut paling tidak beberapa menit tapi Sayyid Husein dapat langsung menjawabnya.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Jamaah yang tadi seakan tidak puas. Ia kembali bertanya: Apakah ada ayat lain yg menyebutkan angka selain 3, 4, 5, 6? Setelah beberapa detik Sayyid Husein menjawab: Dengan 5000 malaikat yg memakai tanda, itu surah Ali Imron ayat 125. Adakah angka yg lebih dari itu? seperti 100.000 bahkan diatasnya? Dan kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih, itu surah As Shoffat: 147… Masya Alloh … teriak jamaah berbarengan.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Di sela-sela dialog tsb Sayyid Thoba Thoba bercerita bagaimana Al Quran sangat mewarnai tingkah polah putranya tsb. Seseorang pernah bercerita kepada kami bahwa dirinya memohon doa darinya dan dijawabnya dgn membaca ayat: Saufa Astagfiru Lakum Robbi, kemudian orang itu menyinggung masalah taufiq dan dijawabnya : Wa ma taufiqi illa billah alaihi tawakaltu wa ilaihi unibu. Kemudian beberapa minggu lalu ..Al Haj Ali seorang hafidz datang bertamu ke rumah kami untuk bertemu dan menguji kemampuannya. Diakhir pertemuan itu .. beliau mengajaknya untuk menghadiri sebuah acara, beliau bertanya: Apakah kamu mau menghadirinya? ia menjawab: Kalau ayahku mengizinkan aku akan datang.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Ulama itu kembali berkata: Aku akan membelikan kamu baju bagus supaya kamu kenakan, apakah kamu senang dengannya? Anak saya menjawab: … Walibasut Taqwa Dzalika Khair (Pakaian Taqwa adalah yg Terbaik), mendengar ayahnya menceritakan hal ini Sayyid Husein tersipu malu.</em><em><br />
</em><em><br />
</em><em>Siapapun yg menyaksikan ini, tentu hatinya akan tergugah &amp; menjadikannya sebagai tauladan dalam kehidupan sehari2 .</em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cyberwhite.wordpress.com/211/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cyberwhite.wordpress.com/211/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cyberwhite.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cyberwhite.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cyberwhite.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cyberwhite.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cyberwhite.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cyberwhite.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cyberwhite.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cyberwhite.wordpress.com/211/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cyberwhite.wordpress.com/211/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cyberwhite.wordpress.com/211/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=211&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/04/10/doktor-sayid-muhammad-husein-thabathaba%e2%80%99i/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0979532a78f24448fa027a79a8206765?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">cyberwhite</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://cyberwhite.files.wordpress.com/2008/04/nab-taba_01.png" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Albert Einstein..</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/27/albert-einstein/</link>
		<comments>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/27/albert-einstein/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 27 Feb 2008 02:38:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arRa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cyberwhite.wordpress.com/?p=181</guid>
		<description><![CDATA[Albert Einstein. Lahir tahun 1879, di kota  Ulm, Jerman. dalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=181&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p align="justify"><em>Albert Einstein. Lahir tahun 1879, di kota  Ulm, Jerman. </em><em>dalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan &#8220;pengabdiannya bagi Fisika Teoretis&#8221;. Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan.<span id="more-181"></span> Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan &#8220;Orang Abad Ini&#8221; oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama &#8220;Einstein&#8221; digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya &#8220;Albert Einstein&#8221; didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein. Dia memasuki perguruan tinggi di Swiss dan menjadi warganegara  Swiss tahun 1900. Di tahun 1905 dia mendapat gelar Doktor dari Universitas  Zurich tetapi (anehnya) tak bisa meraih posisi akademis pada saat itu. Di tahun  itu pula dia menerbitkan kertas kerja perihal &#8220;relatif khusus,&#8221; perihal efek  foto elektrik, dan tentang teori gerak Brown. Hanya dalam beberapa tahun saja  kertas-kertas kerja ini, terutama yang menyangkut relativitas, telah  mengangkatnya menjadi salah seorang ilmuwan paling cemerlang dan paling orisinal  di dunia. Teori-teorinya sangat kontroversial. Tak ada ilmuwan dunia kecuali  Darwin yang pernah menciptakan situasi kontroversial seperti Einstein. Akibat  itu, di tahun 1913 dia diangkat sebagai mahaguru di Universitas Berlin dan pada  saat berbarengan menjadi Direktur Lembaga Fisika &#8220;Kaisar Wilhelm&#8221; serta menjadi  anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prusia. Jabatan-jabatan ini tidak mengikatnya  untuk sebebas-bebasnya mengabdikan sepenuh waktu melakukan  penyelidikan-penyelidikan, kapan saja dia suka. </em><em>adalah seorang ilmuwan fisika teoretis yang dipandang luas sebagai ilmuwan terbesar dalam abad ke-20. Dia mengemukakan teori relativitas dan juga banyak menyumbang bagi pengembangan mekanika kuantum, mekanika statistik, dan kosmologi. Dia dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Fisika pada tahun 1921 untuk penjelasannya tentang efek fotoelektrik dan &#8220;pengabdiannya bagi Fisika Teoretis&#8221;. Setelah teori relativitas umum dirumuskan, Einstein menjadi terkenal ke seluruh dunia, pencapaian yang tidak biasa bagi seorang ilmuwan. Di masa tuanya, keterkenalannya melampaui ketenaran semua ilmuwan dalam sejarah, dan dalam budaya populer, kata Einstein dianggap bersinonim dengan kecerdasan atau bahkan jenius. Wajahnya merupakan salah satu yang paling dikenal di seluruh dunia. Pada tahun 1999, Einstein dinamakan &#8220;Orang Abad Ini&#8221; oleh majalah Time. Kepopulerannya juga membuat nama &#8220;Einstein&#8221; digunakan secara luas dalam iklan dan barang dagangan lain, dan akhirnya &#8220;Albert Einstein&#8221; didaftarkan sebagai merk dagang. Untuk menghargainya, sebuah satuan dalam fotokimia dinamai einstein, sebuah unsur kimia dinamai einsteinium, dan sebuah asteroid dinamai 2001 Einstein.<br />
</em></p>
<p align="justify"><em><strong>Masa muda dan universitas</strong><br />
Einstein dilahirkan di Ulm di Württemberg, Jerman; sekitar 100 km sebelah timur Stuttgart. Bapaknya bernama Hermann Einstein, seorang penjual ranjang bulu yang kemudian menjalani pekerjaan elektrokimia, dan ibunya bernama Pauline. Mereka menikah di Stuttgart-Bad Cannstatt. Keluarga mereka keturunan Yahudi; Albert disekolahkan di sekolah Katholik dan atas keinginan ibunya dia diberi pelajaran biola. Pada umur lima, ayahnya menunjukkan kompas kantung, dan Einstein menyadari bahwa sesuatu di ruang yang &#8220;kosong&#8221; ini beraksi terhadap jarum di kompas tersebut; dia kemudian menjelaskan pengalamannya ini sebagai salah satu saat yang paling menggugah dalam hidupnya. Meskipun dia membuat model dan alat mekanik sebagai hobi, dia dianggap sebagai pelajar yang lambat, kemungkinan disebabkan oleh dyslexia, sifat pemalu, atau karena struktur yang jarang dan tidak biasa pada otaknya (diteliti setelah kematiannya).</em></p>
<p><em>Dia kemudian diberikan penghargaan untuk teori relativitasnya karena kelambatannya ini, dan berkata dengan berpikir dalam tentang ruang dan waktu dari anak-anak lainnya, dia mampu mengembangkan kepandaian yang lebih berkembang. Pendapat lainnya, berkembang belakangan ini, tentang perkembangan mentalnya adalah dia menderita Sindrom Asperger, sebuah kondisi yang berhubungan dengan autisme. Einstein mulai belajar matematika pada umur dua belas tahun. Ada gosip bahwa dia gagal dalam matematika dalam jenjang pendidikannya, tetapi ini tidak benar; penggantian dalam penilaian membuat bingung pada tahun berikutnya. Dua pamannya membantu mengembangkan ketertarikannya terhadap dunia intelek pada masa akhir kanak-kanaknya dan awal remaja dengan memberikan usulan dan buku tentang sains dan matematika. Pada tahun 1894, dikarenakan kegagalan bisnis elektrokimia ayahnya, Einstein pindah dari Munich ke Pavia, Italia (dekat Milan). Albert tetap tinggal untuk menyelesaikan sekolah, menyelesaikan satu semester sebelum bergabung kembali dengan keluarganya di Pavia. Kegagalannya dalam seni liberal dalam tes masuk Eidgenössische Technische Hochschule (Institut Teknologi Swiss Federal, di Zurich) pada tahun berikutnya adalah sebuah langkah mundur;j dia oleh keluarganya dikirim ke Aarau, Swiss, untuk menyelesaikan sekolah menengahnya, di mana dia menerima diploma pada tahun 1896, Einstein beberapa kali mendaftar di Eidgenössische Technische Hochschule. Pada tahun berikutnya dia melepas kewarganegaraan Württemberg, dan menjadi tak bekewarganegaraan.</em></p>
<p><em>Pada 1898, Einstein menemui dan jatuh cinta kepada Mileva Maric, seorang Serbia yang merupakan teman kelasnya (juga teman Nikola Tesla). Pada tahun 1900, dia diberikan gelar untuk mengajar oleh Eidgenössische Technische Hochschule dan diterima sebagai warga negar Swiss pada 1901. Selama masa ini Einstein mendiskusikan ketertarikannya terhadap sains kepada teman-teman dekatnya, termasuk Mileva. Dia dan Mileva memiliki seorang putri bernama Lieserl, lahir dalam bulan Januari tahun 1902. Lieserl, pada waktu itu, dianggap tidak legal karena orang tuanya tidak menikah.<br />
</em></p>
<p><em><strong>Kerja dan Gelar Doktor</strong><br />
Pada saat kelulusannya Einstein tidak dapat menemukan pekerjaan mengajar, keterburuannya sebagai orang muda yang mudah membuat marah professornya. Ayah seorang teman kelas menolongnya mendapatkan pekerjaan sebagai asisten teknik pemeriksa di Kantor Paten Swiss dalah tahun 1902. Di sana, Einstein menilai aplikasi paten penemu untuk alat yang memerlukan pengatahuan fisika. Dia juga belajar menyadari pentingnya aplikasi dibanding dengan penjelasan yang buruk, dan belajar dari direktur bagaimana &#8220;menjelaskan dirinya secara benar&#8221;. Dia kadang-kadang membetulkan desain mereka dan juga mengevaluasi kepraktisan hasil kerja mereka. Einstein menikahi Mileva pada 6 Januari 1903. Pernikahan Einstein dengan Mileva, seorang matematikawan, adalah pendamping pribadi dan kepandaian; Pada 14 Mei 1904, anak pertama dari pasangan ini, Hans Albert Einstein, lahir. Pada 1904, posisi Einstein di Kantor Paten Swiss menjadi tetap. Dia mendapatkan gelar doktor setelah menyerahkan thesis &#8220;Eine neue Bestimmung der Moleküldimensionen&#8221; (&#8220;On a new determination of molecular dimensions&#8221;) dalam tahun 1905 dari Universitas Zürich.</em></p>
<p><em>Di tahun yang sama dia menulis empat artikel yang memberikan dasar fisika modern, tanpa banyak sastra sains yang dapat ia tunjuk atau banyak kolega dalam sains yang dapat ia diskusikan tentang teorinya. Banyak fisikawan setuju bahwa ketiga thesis itu (tentang gerak Brownian), efek fotoelektrik, dan relativitas spesial) pantas mendapat Penghargaan Nobel. Tetapi hanya thesis tentang efek fotoelektrik yang mendapatkan penghargaan tersebut. Ini adalah sebuah ironi, bukan hanya karena Einstein lebih tahu banyak tentang relativitas, tetapi juga karena efek fotoelektrik adalah sebuah fenomena kuantum, dan Einstein menjadi terbebas dari jalan dalam teori kuantum. Yang membuat thesisnya luar biasa adalah, dalam setiap kasus, Einstein dengan yakin mengambil ide dari teori fisika ke konsekuensi logis dan berhasil menjelaskan hasil eksperimen yang membingungkan para ilmuwan selama beberapa dekade. Dia menyerahkan thesis-thesisnya ke &#8220;Annalen der Physik&#8221;. Mereka biasanya ditujukan kepada &#8220;Annus Mirabilis Papers&#8221; (dari Latin: Tahun luar biasa). Persatuan Fisika Murni dan Aplikasi (IUPAP) merencanakan untuk merayakan 100 tahun publikasi pekerjaan Einstein di tahun 1905 sebagai Tahun Fisika 2005.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Seorang ilmuwan terhebat abad ke-20.Termasuk karena teori &#8220;relativitas&#8221;-nya. Sebenarnya teori ini merupakan  dua teori yang bertautan satu sama lain: teori khusus &#8220;relativitas&#8221; yang  dirumuskannya tahun 1905 dan teori umum &#8220;relativitas&#8221; yang dirumuskannya tahun  1915, lebih terkenal dengan hukum gaya berat Einstein. Kedua teori ini teramat  rumitnya, karena itu bukan tempatnya di sini menjelaskan sebagaimana adanya,  namun uraian ala kadarnya tentang soal relativitas khusus ada disinggung  sedikit. Pepatah bilang, &#8220;semuanya adalah relatif.&#8221; Teori Einstein bukanlah  sekedar mengunyah-ngunyah ungkapan yang nyaris menjemukan itu. Yang  dimaksudkannya adalah suatu pendapat matematik yang pasti tentang kaidah-kaidah  ilmiah yang sebetulnya relatif. Hakikatnya, penilaian subyektif terhadap waktu  dan ruang tergantung pada si penganut. Sebelum Einstein, umumnya orang  senantiasa percaya bahwa dibalik kesan subyektif terdapat ruang dan waktu yang  absolut yang bisa diukur dengan peralatan secara obyektif. Teori Einstein  menjungkir-balikkan secara revolusioner pemikiran ilmiah dengan cara menolak  adanya sang waktu yang absolut. Contoh berikut ini dapat menggambarkan betapa  radikal teorinya, betapa tegasnya dia merombak pendapat kita tentang ruang dan  waktu.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Bayangkanlah sebuah pesawat ruang  angkasa &#8211;sebutlah namanya X&#8211;meluncur laju menjauhi bumi dengan kecepatan  100.000 kilometer per detik. Kecepatan diukur oleh pengamat, baik yang berada di  pesawat ruang angkasa X maupun di bumi, dan pengukuran mereka bersamaan.  Sementara itu, sebuah pesawat ruang angkasa lain yang bernama Y meluncur laju  pada arah yang sama dengan pesawat ruang angkasa X tetapi dengan kecepatan yang  berlebih. Apabila pengamat di bumi mengukur kecepatan pesawat ruang angkasa Y,  mereka mengetahui bahwa pesawat itu melaju menjauhi bumi pada kecepatan 180.000  kilometer per detik. Pengamat di atas pesawat ruang angkasa Y akan berkesimpulan  serupa.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Nah, karena kedua pesawat ruang  angkasa itu melaju pada arah yang bersamaan, akan tampak bahwa beda kecepatan  antara kedua pesawat itu 80.000 kilometer per detik dan pesawat yang lebih cepat  tak bisa tidak akan bergerak menjauhi pesawat yang lebih lambat pada kadar  kecepatan ini.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Tetapi, teori Einstein  memperhitungkan, jika pengamatan dilakukan dari kedua pesawat ruang angkasa,  mereka akan bersepakat bahwa jarak antara keduanya bertambah pada tingkat ukuran  100.000 kilometer per detik, bukannya 80.000 kilometer per detik.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Kelihatannya hal ini mustahil.  Kelihatannya seperti olok-olok. Pembaca menduga seakan ada bau-bau tipu. Menduga  jangan-jangan ada perincian yang disembunyikan. Padahal, sama sekali tidak!  Hasil ini tidak ada hubungannya dengan tenaga yang digunakan untuk mendorong  mereka.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Tak ada keliru pengamatan. Walhasil,  tak ada apa pun yang kurang, alat rusak atau kabel melintir. Mulus, polos, tak  mengecoh. Menurut Einstein, hasil kesimpulan yang tersebut di atas tadi  semata-mata sebagai akibat dari sifat dasar alamiah ruang dan waktu yang sudah  bisa diperhitungkan lewat rumus ihwal komposisi kecepatannya.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Tampaknya  merupakan kedahsyatan teoritis, dan memang bertahun-tahun orang menjauhi &#8220;teori  relativitas&#8221; bagaikan menjauhi hipotesa &#8220;menara gading,&#8221; seolah-olah teori itu  tak punya arti penting samasekali. Tak seorang pun tentu saja tidak membuat  kekeliruan hingga tahun 1945 tatkala bom atom menyapu Hiroshima dan Nagasaki.  Salah satu kesimpulan &#8220;teori relativitas&#8221; Einstein adalah benda dan energi  berada dalam arti yang berimbangan dan hubungan antara keduanya dirumuskan  sebagai E = mc<sup>2</sup>. E menunjukkan energi dan m menunjukkan massa benda,  sedangkan c merupakan kecepatan cahaya. Nah, karena c adalah sama dengan 180.000  kilometer per detik (artinya merupakan jumlah angka amat besar) dengan  sendirinya c2 (yang artinya c x c) karuan saja tak tepermanai besar jumlahnya.  Dengan demikian berarti, meskipun pengubahan sebagian kecil dari benda mampu  mengeluarkan jumlah energi luar biasa besarnya.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Orang karuan saja tak bakal bisa  membikin sebuah bom atom atau pusat tenaga nuklir semata-mata berpegang pada  rumus E = mc<sup>2</sup>. Haruslah dikaji pula dalam-dalam, banyak orang  memainkan peranan penting dalam proses pembangkitan energi atom. Namun,  bagaimanapun juga, sumbangan pikiran Einstein tidaklah meragukan lagi. Tak ada  yang cekcok dalam soal ini. Lebih jauh dari itu, tak lain dari Einstein orangnya  yang menulis surat kepada Presiden Roosevelt di tahun 1939, menunjukkan  terbukanya kemungkinan membikin senjata atom dan sekaligus menekankan arti  penting bagi Amerika Serikat selekas-lekasnya membikin senjata itu sebelum  didahului Jerman. Gagasan itulah kemudian mewujudkan &#8220;Proyek Manhattan&#8221; yang  akhirnya bisa menciptakan bom atom pertama.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>&#8220;Teori relativitas khusus&#8221;  mengundang beda pendapat yang hangat, tetapi dalam satu segi semua sepakat,  teori itu merupakan pemikiran yang paling meragukan yang pernah dirumuskan  manusia. Tetapi, tiap orang ternyata terkecoh karena &#8220;teori relativitas umum&#8221;  Einstein merupakan titik tolak pikiran lain bahwa pengaruh gaya berat bukanlah  lantaran kekuatan fisik dalam makna yang biasa, melainkan akibat dari bentuk  lengkung angkasa luar sendiri, suatu pendapat yang amat mencengangkan!</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Bagaimana bisa orang mengukur bentuk  lengkung ruang angkasa?. Einstein bukan sekedar mengembangkan  secara teoritis, melainkan dituangkannya ke dalam rumusan matematik yang jernih  dan jelas sehingga orang bisa melakukan ramalan yang nyata dan hipotesanya bisa  diuji. Pengamatan berikutnya &#8211;dan ini yang paling cemerlang karena dilakukan  tatkala gerhana matahari total&#8211; telah berulang kali diyakini kebenarannya  karena bersamaan benar dengan apa yang dikatakan Einstein.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Teori umum tentang relativitas  berdiri terpisah dalam beberapa hal dengan semua hukum-hukum ilmiah. Pertama,  Einstein merumuskan teorinya tidak atas dasar percobaan-percobaan, melainkan  atas dasar-dasar kehalusan simetri dan matematik. Pendeknya berpijak diatas  dasar rasional seperti lazimnya kebiasaan para filosof Yunani dan para  cendekiawan abad tengah perbuat. Ini berarti, Einstein berbeda cara dengan  metode ilmuwan modern yang berpandangan empiris. Tetapi, bedanya ada juga:  pemikir Yunani dalam hal pendambaan keindahan dan simetri tak pernah berhasil  mengelola dan menemukan teori yang mekanik yang mampu bertahan menghadapi  percobaan pengujian yang rumit-rumit, sedangkan Einstein dapat bertahan dengan  sukses terhadap tiap-tiap percobaan. Salah satu hasil dari pendekatan Einstein  adalah bahwa teori umum relativitasnya dianggap suatu yang amat indah, bergaya,  teguh dan secara intelektual memuaskan semua teori ilmiah.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Teori relativitas umum juga dalam  beberapa hal berdiri secara terpisah. Kebanyakan hukum-hukum ilmiah lain hanya  kira-kira saja berlaku. Ada yang kena dalam banyak hal, tetapi tidak semua.  Sedangkan mengenai teori umum relativitas, sepanjang pengetahuan, sepenuhnya  diterima tanpa kecuali. Tak ada keadaan yang tak diketahui, baik dalam kaitan  teoritis atau percobaan praktek yang menunjukkan bahwa ramalan-ramalan teori  umum relativitas hanya berlaku secara kira-kira. Bisa saja percobaan-percobaan  di masa depan merusak nama baik hasil sempurna yang pernah dicapai oleh sesuatu  teori, tetapi sepanjang menyangkut teori umum relativitas, jelas tetap merupakan  pendekatan yang paling diandalkan bagi setiap ilmuwan dalam usahanya menuju  kebenaran terakhir.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Meskipun Einstein teramat terkenal  dengan &#8220;teori relativitas&#8221;-nya, keberhasilan karyanya di bidang ilmiah lain juga  membuatnya tersohor selaku ilmuwan dalam setiap segi. Nyatanya, Einstein peroleh  Hadiah Nobel untuk bidang fisika terutama lantaran buah pikiran tertulisnya  membeberkan efek-efek foto elektrik, sebuah fenomena penting yang sebelumnya  merupakan teka-teki para cerdik pandai. Dalam karya tulisan ilmiah itu Einstein  membuktikan eksistensi photon, atau partikel cahaya.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Anggapan lama lewat percobaan yang  tersendat-sendat mengatakan bahwa cahaya itu terdiri dari gelombang elektro  magnit, dan gelombang serta partikel merupakan konsep yang berlawanan. Sedangkan  hipotesa Einstein menunjukkan suatu perbedaan yang radikal dan amat bertentangan  dengan teori-teori klasik. Bukan saja hukum foto elektriknya terbukti punya arti  penting dalam penggunaan, tetapi hipotesanya tentang photon punya pengaruh besar  dalam perkembangan teori kuantum (hipotesa bahwa dalam radiasi, energi elektron  dikeluarkan tidak kontinyu melainkan dalam jumlah tertentu) yang saat ini  merupakan bagian tak terpisahkan dari teori itu.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Dalam hal menilai arti penting  Einstein, suatu perbandingan dengan Isaac Newton merupakan hal menyolok. Teori  Newton pada dasarnya mudah dipahami, dan kegeniusannya sudah tampak pada awal  mula perkembangan. Sedangkan &#8220;teori relativitas&#8221; Einstein teramat sulit dipahami  biarpun lewat penjelasan yang cermat dan hati-hati. Lebih-Lebih rumit lagi jika  mengikhtisarkan aslinya! Tatkala beberapa gagasan Newton mengalami benturan  dengan gagasan ilmiah pada jamannya, teorinya tak pernah tampak luntur atau  goyah dengan pendiriannya. Sebaliknya, &#8220;teori relativitas&#8221; penuh dengan hal yang  saling bertentangan. Ini merupakan bagian dari kegeniusan Einstein bahwa pada  saat permulaan, ketika gagasannya masih merupakan hipotesa yang belum diuji yang  dikemukakannya selaku orang muda belasan tahun yang samasekali tidak dikenal,  dia tak pernah membiarkan kontradiksi yang nyata-nyata ada ini dan mencampakkan  teorinya. Sebaliknya malahan dia dengan sangat cermat dan hati-hati merenungkan  terus hingga ia mampu menunjukkan bahwa kontradiksi ini hanya pada lahirnya saja  sedangkan sebenarnya tiap masalah selalu tersedia untuk memecahkan kontradiksi  itu dengan cara yang halus namun cerdik dan tegas.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Kini, kita anggap teori Einstein itu  pada dasarnya lebih &#8220;correct&#8221; ketimbang teori Newton. Jika begitu halnya kenapa  Einstein ditempatkan Lebih bawah dalam daftar tingkat urutan buku ini?</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Alasannya tersedia. Pertama,  teori-teori Newtonlah yang merupakan peletak dasar dan batu pertama ilmu  pengetahuan modern dan teknologi. Tanpa karya Newton, kita tidak akan  menyaksikan teknologi modern sekarang ini. Bukannya Einstein.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Ada lagi faktor yang menyebabkan  mengapa kedudukan Einstein dalam urutan seperti yang pembaca saksikan. Dalam  banyak hal, perkembangan suatu ide melibatkan sumbangan pikiran banyak orang.  Ini jelas sekali misalnya dalam ihwal sejarah sosialisme, atau dalam  pengembangan teori listrik dan magnit. Meskipun Einstein tidak 100% merumuskan  &#8220;teori relativitas&#8221; dengan otaknya sendiri, yang sudah pasti sebagian terbesar  memang sahamnya. Adalah adil mengatakan bahwa ditilik dari perbandingan arti  penting ide-ide lain, teori-teori relativitas terutama berasal dari kreasi  seorang, si genius dan si jempolan.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Einstein. tahun 1879, di kota  Ulm, Jerman. Dia memasuki perguruan tinggi di Swiss dan menjadi warganegara  Swiss tahun 1900. Di tahun 1905 dia mendapat gelar Doktor dari Universitas  Zurich tetapi (anehnya) tak bisa meraih posisi akademis pada saat itu. Di tahun  itu pula dia menerbitkan kertas kerja perihal &#8220;relatif khusus,&#8221; perihal efek  foto elektrik, dan tentang teori gerak Brown. Hanya dalam beberapa tahun saja  kertas-kertas kerja ini, terutama yang menyangkut relativitas, telah  mengangkatnya menjadi salah seorang ilmuwan paling cemerlang dan paling orisinal  di dunia. Teori-teorinya sangat kontroversial. Tak ada ilmuwan dunia kecuali  Darwin yang pernah menciptakan situasi kontroversial seperti Einstein. Akibat  itu, di tahun 1913 dia diangkat sebagai mahaguru di Universitas Berlin dan pada  saat berbarengan menjadi Direktur Lembaga Fisika &#8220;Kaisar Wilhelm&#8221; serta menjadi  anggota Akademi Ilmu Pengetahuan Prusia. Jabatan-jabatan ini tidak mengikatnya  untuk sebebas-bebasnya mengabdikan sepenuh waktu melakukan  penyelidikan-penyelidikan, kapan saja dia suka.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Pemerintah Jerman tidak menyesal  menyiram Einstein dengan sebarisan panjang kedudukan yang istimewa itu karena  persis dua tahun kemudian Einstein berhasil merumuskan &#8220;teori umum relativitas,&#8221;  dan tahun 1921 dia memperoleh Hadiah Nobel. Sepanjang paruhan terakhir dari  kehidupannya, Einstein menjadi buah bibir dunia, dan hampir dapat dipastikan  dialah ilmuwan yang masyhur yang pernah lahir ke dunia.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Karena Einstein seorang Yahudi,  kehidupannya di Jerman menjadi tak aman begitu Hitler naik berkuasa. Di tahun  1933 dia hijrah ke Princeton, New Jersey, Amerika Serikat, bekerja di Lembaga  Studi Lanjutan Tinggi dan di tahun 1940 menjadi warga negara Amerika Serikat.  Perkawinan pertama Einstein berujung dengan perceraian, hanya perkawinannya yang  kedua tampaknya baru bahagia. Punya dua anak, keduanya laki-laki. Einstein  meninggal dunia tahun 1955 di Princeton.</em></p>
<p style="margin-right:15px;" align="justify"><em>Einstein senantiasa tertarik pada  ihwal kemanusiaan dunia di sekitarnya dan sering mengemukakan  pandangan-pandangan politiknya. Dia merupakan pelawan teguh terhadap sistem  politik tirani, seorang pendukung gigih gerakan Pacifis, dan seorang penyokong  teguh Zionisme. Dalam hal berpakaian dan kebiasaan-kebiasaan sosial dia tampak  seorang yang individualistis. Suka humor, sederhana dan ada bakat gesek biola.  Tulisan pada nisan makam Newton yang berbunyi: &#8220;Bersukarialah para arwah karena  hiasan yang ditinggalkannya bagi kemanusiaan!&#8221; sebetulnya lebih kena untuk  Einstein.</em></p>
<p><em> </em></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cyberwhite.wordpress.com/181/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cyberwhite.wordpress.com/181/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cyberwhite.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cyberwhite.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cyberwhite.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cyberwhite.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cyberwhite.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cyberwhite.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cyberwhite.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cyberwhite.wordpress.com/181/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cyberwhite.wordpress.com/181/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cyberwhite.wordpress.com/181/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=181&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/27/albert-einstein/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0979532a78f24448fa027a79a8206765?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">cyberwhite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Umar bin Khattab..</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/umar-bin-khattab/</link>
		<comments>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/umar-bin-khattab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 20:25:26 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arRa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cyberwhite.wordpress.com/?p=162</guid>
		<description><![CDATA[Beliau memiliki nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza, terlahir di Mekkah, dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy. Orangtuanya bernama Khaththab bin Nufail Al Mahzumi Al Quraisyi dan Hantamah binti Hasyim.
Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=162&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>Beliau memiliki nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza, terlahir di Mekkah, dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy. Orangtuanya bernama Khaththab bin Nufail Al Mahzumi Al Quraisyi dan Hantamah binti Hasyim.</i><i><br />
</i><i>Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.</i><i><br />
</i><i><br />
</i><i>Sebelum Islam, sebagaimana tradisi kaum jahiliyah mekkah saat itu, Umar mengubur putrinya hidup-hidup. Sebagaimana yang ia katakan sendiri, &#8220;Aku menangis ketika menggali kubur untuk putriku. Dia maju dan kemudian menyisir janggutku&#8221;.</i><i><br />
</i><i>Mabuk-mabukan juga merupakan hal yang umum dikalangan kaum Quraish. <span id="more-162"></span>Beberapa catatan mengatakan bahwa pada masa pra-Islam, Umar suka meminum anggur. Setelah menjadi muslim, ia tidak menyentuh alkohol sama sekali. Tetapi, setelah masuk Islam, belum diturunkan larangan meminum khamar (yang memabukkan) secara tegas. Sehingga, ada kisah yang konyol. Pada malam hari, Umar bermabuk-mabukkan sampai Subuh. Ketika waktu Subuh tiba, beliau pergi ke masjid dan ditunjuk sebagai imam. Ketika membaca surat Al-Kafirun, karena ayat 3 dan 5 bunyinya sama, setelah membaca ayat ke 5, beliau ulang lagi ke ayat 4 terus menerus. Akhirnya, Allah menurunkan larangan bermabuk-mabukkan yang tegas.</i><i><br />
</i><i><br />
</i><i>Ketika ajakan memeluk Islam dideklarasikan oleh Nabi Muhammad SAW, Umar mengambil posisi untuk membela agama tradisional kaum Quraish (menyembah berhala). Pada saat itu Umar adalah salah seorang yang sangat keras dalam melawan pesan Islam dan sering melakukan penyiksaan terhadap pemeluknya.</i><i><br />
</i><i>Dikatakan bahwa pada suatu saat, Umar berketetapan untuk membunuh Muhammad SAW. Saat mencarinya, ia berpapasan dengan seorang muslim (Nu&#8217;aim bin Abdullah) yang kemudian memberi tahu bahwa saudara perempuannya juga telah memeluk Islam. Umar terkejut atas pemberitahuan itu dan pulang ke rumahnya.</i><i><br />
</i><i>Di rumah Umar menjumpai bahwa saudaranya sedang membaca ayat-ayat Al Qur&#8217;an (surat Thoha), ia menjadi marah akan hal tersebut dan memukul saudaranya. Ketika melihat saudaranya berdarah oleh pukulannya ia menjadi iba, dan kemudian meminta agar bacaan tersebut dapat ia lihat. Ia kemudian menjadi sangat terguncang oleh isi Al Qur&#8217;an tersebut dan kemudian langsung memeluk Islam pada hari itu juga.</i><i><br />
</i><i><br />
</i><i>Umar adalah salah seorang yang ikut pada peristiwa hijrah ke Yathrib (Madinah) pada tahun 622 Masehi. Ia ikut terlibat pada perang Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria. Ia adalah salah seorang sahabat dekat Nabi Muhammad SAW</i><i><br />
</i><i>Pada tahun 625, putrinya (Hafsah) menikah dengan Nabi Muhammad.</i><i><br />
</i><i>(Kematian Muhammad SAW)</i><i><br />
</i><i>Setelah sakit dalam beberapa minggu, Nabi Muhammad SAW wafat pada hari senin tanggal 8 Juni 632 (12 Rabiul Awal, 10 Hijriah), di Madinah.</i><i><br />
</i><i>Persiapan pemakamannya dihambat oleh Umar yang melarang siapapun memandikan atau menyiapkan jasadnya untuk pemakaman. Ia berkeras bahwa Nabi tidaklah wafat melainkan sedang tidak berada dalam tubuh kasarnya, dan akan kembali sewaktu-waktu.</i><i><br />
</i><i>Abu Bakar yang kebetulan sedang berada di luar Madinah, demi mendengar kabar itu lantas bergegas kembali. Ia menjumpai Umar sedang menahan muslim yang lain dan lantas mengatakan.</i><i><br />
</i><i>&#8220;Saudara-saudara! Barangsiapa mau menyembah Muhammad, Muhammad sudah mati. Tetapi barangsiapa mau menyembah Tuhan, Tuhan hidup selalu tak pernah mati.&#8221;</i><i><br />
</i><i>Abu Bakar kemudian membacakan ayat dari Al Qur&#8217;an :</i><i><br />
</i><i>&#8220;Muhammad itu tidak lain hanyalah seorang rasul, sungguh telah berlalu sebelumnya beberapa orang rasul. Apakah Jika dia wafat atau dibunuh kamu berbalik ke belakang (murtad)? Barangsiapa yang berbalik ke belakang, maka ia tidak dapat mendatangkan mudharat kepada Allah sedikitpun, dan Allah akan memberi balasan kepada orang-orang yang bersyukur.&#8221; (surat Ali &#8216;Imran ayat 144). Umar lantas menyerah dan membiarkan persiapan penguburan dilaksanakan.</i><i><br />
</i></p>
<p><i>Pada masa Abu Bakar menjabat sebagai khalifah, Umar merupakan salah satu penasehat kepalanya. Kemudian setelah meninggalnya Abu Bakar pada tahun 634, Umar ditunjuk menggantikannya.</i><i><br />
</i></p>
<p><i>Selama pemerintahan Umar, kekuasaan Islam tumbuh dengan sangat pesat. Islam mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi (Byzantium).</i><i><br />
</i><i>Sejarah mencatat banyak pertempuran besar yang menjadi awal penaklukan ini. Pada pertempuran Yarmuk, yang terjadi di dekat Damaskus pada tahun 636, 20 ribu pasukan Islam mengalahkan pasukan Romawi yang mencapai 70 ribu dan mengakhiri kekuasaan Romawi di Asia Kecil bagian selatan. Pasukan Islam lainnya dalam jumlah kecil mendapatkan kemenangan atas pasukan Persia dalam jumlah yang lebih besar pada pertempuran Qadisiyyah (th 636), di dekat sungai Eufrat. Pada pertempuran itu, jenderal pasukan Islam yakni Sa`ad bin Abi Waqqas mengalahkan pasukan Sassanid dan berhasil membunuh jenderal Persia yang terkenal, Rustam Farrukhzad.</i><i><br />
</i><i>Pada tahun 637, setelah pengepungan yang lama terhadap Yerusalem, pasukan Islam akhirnya mengambil alih kota tersebut. Umar diberikan kunci untuk memasuki kota oleh pendeta Sophronius dan diundang untuk shalat di dalam gereja (Church of the Holy Sepulchre). Umar memilih untuk shalat ditempat lain agar tidak membahayakan gereja tersebut. 55 tahun kemudian, Masjid Umar didirikan ditempat ia shalat.</i><i><br />
</i><i><br />
</i><i>Umar melakukan banyak reformasi secara administratif dan mengontrol dari dekat kebijakan publik, termasuk membangun sistem administratif untuk daerah yang baru ditaklukkan. Ia juga memerintahkan diselenggarakannya sensus di seluruh wilayah kekuasaan Islam. Tahun 638, ia memerintahkan untuk memperluas dan merenovasi Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Medinah. Ia juga memulai proses kodifikasi hukum Islam. Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan penampilan para penguasa di jaman itu, ia tetap hidup sebagaimana saat para pemeluk Islam masih miskin dan dianiaya.</i><i><br />
</i><i>Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun ke-empat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.</i><i><br />
</i></p>
<p><i>Umar bin Khattab dibunuh oleh Abu Lukluk, seorang budak pada saat ia akan memimpin shalat. Pembunuhan ini konon dilatarbelankangi dendam pribadi Abu Lukluk terhadap Umar. Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 25 Dzulhijjah 23 H/644 M. Setelah kematiannya jabatan khalifah dipegang oleh Usman bin Affan.</i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cyberwhite.wordpress.com/162/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cyberwhite.wordpress.com/162/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cyberwhite.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cyberwhite.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cyberwhite.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cyberwhite.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cyberwhite.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cyberwhite.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cyberwhite.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cyberwhite.wordpress.com/162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cyberwhite.wordpress.com/162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cyberwhite.wordpress.com/162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=162&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/umar-bin-khattab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0979532a78f24448fa027a79a8206765?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">cyberwhite</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy..</title>
		<link>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/maulana-muhammad-ilyas-al-kandahlawy/</link>
		<comments>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/maulana-muhammad-ilyas-al-kandahlawy/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 24 Feb 2008 20:03:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arRa</dc:creator>
				<category><![CDATA[Biography]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://cyberwhite.wordpress.com/?p=161</guid>
		<description><![CDATA[Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy lahir pada tahun 1303 H (1886) di desa Kandahlah di kawasan Muzhafar Nagar, Utar Prades, India. Ayahnya bernama Syaikh Ismail dan Ibunya bernama Shafiyah Al-Hafidzah. Keluarga Maulana Muhammad Ilyas terkenal sebagai gudang ilmu agama. Saudaranya antara lain Maulana Muhammad yang tertua, dan Maulana Muhammad Yahya.
Ayah beliau, Syaikh Muhammad Ismail adalah seorang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=161&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p><i>Maulana Muhammad Ilyas Al-Kandahlawy lahir pada tahun 1303 H (1886) di desa Kandahlah di kawasan Muzhafar Nagar, Utar Prades, India. Ayahnya bernama Syaikh Ismail dan Ibunya bernama Shafiyah Al-Hafidzah. Keluarga Maulana Muhammad Ilyas terkenal sebagai gudang ilmu agama. Saudaranya antara lain Maulana Muhammad yang tertua, dan Maulana Muhammad Yahya.</p>
<p>Ayah beliau, Syaikh Muhammad Ismail adalah seorang ruhaniwan besar yang suka menjalani hidup dengan ber-uzhlah, berkhalwat dan beribadah, membaca Alquran serta mengajarkan Alquran dan ilmu-ilmu agama. Adapun ibunda beliau, Shafiyah Al-Hafidzah, adalah seorang Hafidzah Alquran. Maulana Muhammad Ilyas pertama kali belajar agama pada kakeknya, Syaikh Muhammad Yahya. Beliau adalah seorang guru agama pada madrasah di kota kelahirannya.<span id="more-161"></span></p>
<p>Kakeknya adalah penganut mazhab Hanafi dan teman dari seorang ulama dan penulis Islam terkenal, Syaikh Abul Hasan Al-Hasani An-Nadwi. Sejak saat itulah beliau mulai menghafal Alquran. Dari kecil telah tampak ruh dan semangat agama dalam dirinya. Beliau memilki kerisauan terhadap umat, agama dan dakwah. Sehingga Allamah Asy-Syaikh Mahmud Hasan yang dikenal sebagai Syaikhul Hind (guru besar ilmu Hadis pada madrasah Darul Ulum Deoband) pernah mengatakan, &#8220;sesungguhnya apabila aku melihat Maulana Ilyas aku teringat kisah perjuangan para sahabat.</p>
<p>&#8221; Pada suatu ketika saudaranya, Maulana Muhammad Yahya, pergi belajar kepada seorang alim besar dan pembaru yang ternama yakni Syaikh Rasyid Ahmad Al-Gangohi, di desa Gangoh, Utar Pradesh, India. Maulana Muhammad Yahya belajar membersihkan diri dan menyerap ilmu dengan bimbingan Syaikh Rasyid. Hal ini membuat Maulana Muhammad Ilyas tertarik untuk belajar pada Syaikh Rasyid sebagaimana kakaknya. Akhirnya Maulana Ilyas memutuskan untuk belajar agama menyertai kakaknya di Gangoh.</p>
<p>Akan tetapi selama tinggal dan belajar di sana Maulana Ilyas selalu menderita sakit. Sakit ini ditanggungnya selama bertahun-tahun lamanya. Tabib Ustadz Mahmud Ahmad putra dari Syaikh Gangohi sendiri telah memberikan pengobatan dan perawatan pada beliau. Sakit yang dideritanya menyebabkan kegiatan belajarnya pun menurun, akan tetapi beliau tidak berputus asa. Banyak yang menyarankan agar beliau berhenti belajar untuk sementara waktu, tapi beliau menjawab, &#8220;apa gunanya aku hidup jika dalam kebodohan&#8221;.</p>
<p>Dengan izin Allah SWT, Maulana pun menyelesaikan pelajaran Hadis Syarif, Jami&#8217;at Tirmidzi dan Shahih Bukhari. Dan dalam jangka waktu empat bulan beliau sudah menyelesaikan Kutubus Sittah. Tubuhnya yang sering terserang sakit semakin membuat beliau bersemangat dalam menuntut ilmu. Begitu pula kerisauannya bertambah besar terhadap keadaan umat yang jauh dari syari&#8217;at Islam.</p>
<p>Beliau akhirnya berkenalan dengan Syaikh Khalid Ahmad As-Sharanpuri penulis kitab Bajhul Majhud Fi Hilli Alfazhi Abi Dawud dan berguru kepadanya. Semakin bertambah ilmu yang dimiliki membuat beliau semakin tawaddu&#8217; serta dihormati di kalangan para ulama dan masyaikh. Suatu ketika di Kandhla ada sebuah pertemuan yang dihadiri oleh ulama-ulama besar. Di antaranya terdapat nama Syaikh Abdurrahman Ar-Raipuri, Syaikh Khalil Ahmad As-Sharanpuri dan Syaikh Asyraf Ali At-Tanwi. Waktu itu tiba waktu shalat Ashar.</p>
<p>Mereka meminta Maulana Ilyas untuk mengimami shalat tersebut. Setelah kematian kakaknya, Maulana Muhammad Yahya, pada 9 Agustus 1925, orang ramai meminta kepada Maulana Ilyas untuk menggantikan kakaknya di Nizamuddin. Waktu itu beliau sedang menjadi salah seorang pengajar di Madrasah Mazhahirul Ulum. Akhirnya, setelah mendapat izin dari Maulana Khalil Ahmad dengan pertimbangan jika tinggalnya di Nizamuddin membawa manfaat maka Maulana Ilyas diberi kesempatan untuk berhenti mengajar.</p>
<p>Beliau akhirnya pergi ke Nizamuddin, ke madarasah warisan ayahnya yang kosong akibat lama tidak dihuni. Dengan semangat mengajar yang tinggi beliau membuka kembali madrasah tersebut. Semangat yang tinggi untuk memajukan agama, beliau pun mendirikan Maktab di Mewat. Namun kondisi geografis yang agraris menyebabkan masyarakatnya lebih menyukai anak-anak mereka pergi ke kebun atau ke sawah daripada ke Madrasah atau Maktab untuk belajar agama, membaca atau menulis.</p>
<p>Maulana Ilyas dengan terpaksa meminta orang Mewat untuk menyiapkan anak-anak mereka untuk belajar dengan biaya yang ditanggung oleh Maulana sendiri. Besarnya pengorbanan Maulana hanya untuk memajukan pendidikan agama bagi masyarakat tidak mendapatkan perhatian. Mereka enggan menuntut ilmu dan lebih senang hidup dalam kondisi yang sudah dijalani turun temurun. Melihat keadaan Mewat itu, semakin menambah kerisauan beliau akan keadaan umat Islam.</p>
<p>Kunjungan-kunjungan diadakan bahkan madrasah-madrasah banyak didirikan, tetapi hal itu belum dapat mengatasi permasalahan yang dihadapi masyarakat Mewat. Dengan izin Allah timbullah keinginannya untuk mengirimkan jamaah dakwah ke Mewat. Pada tahun 1351 H/1931 M, beliau menunaikan haji yang ketiga ke Tanah Suci Makkah. Kesempatan tersebut dipergunakan untuk menemui tokoh-tokoh India yang ada di Arab guna mengenalkan usaha dakwah.</p>
<p>Selama di Makkah, jamaah bergerak setiap hari sejak pagi sampai petang, usaha dakwah terus dilakukan untuk mengajak orang taat kepada perintah Allah. Dalam pandangan Maulana Muhammad Ilyas, dakwah merupakan kewajiban umat Nabi Muhammad SAW. Pada prinsipnya setiap orang yang mengaku mengikuti ajaran Nabi Muhammad memiliki kewajiban mendakwahkan ajarannya, yaitu agar selalu taat kepada Allah dengan cara yang telah dicontohkan Rasulullah.</p>
<p>Sepulang dari haji, Maulana mengadakan dua kunjungan ke Mewat, masing-masing disertai jamaah dengan jumlah sekitar seratus orang. Dalam kunjungan tersebut beliau selalu membentuk jamaah-jamaah yang dikirim ke kampung-kampung untuk ber-jaulah (berkeliling dari rumah ke rumah) guna menyampaikan pentingnya agama. Beliau sepenuhnya yakin bahwa kebodohan, kelalaian serta hilangnya semangat agama dan jiwa keislaman itulah yang menjadi sumber kerusakan.</p>
<p>Dari Mewat inilah secara berangsur-angsur usaha tabligh meluas ke Delhi, United Province, Punjab, Khurja, Aligarh, Agra, Bulandshar, Meerut, Panipat, Sonepat, Karnal, Rohtak dan daerah lainnya. Begitu juga di bandar-bandar pelabuhan banyak jamaah yang tinggal dan terus bergerak menuju tempat-tempat yang ditargetkan sepeti halnya daerah Asia Barat. Terbentuknya jamaah ini adalah dengan izin Allah melalui kerisauan seorang Maulana Muhammad Ilyas.</p>
<p>Kemudian menyebarlah jamaah-jamaah tabligh yang membawa misi ganda yaitu ishlah diri (perbaikan diri sendiri) dan mendakwahkan kebesaran Allah SWT kepada seluruh umat manusia. Perkembangan jamaah ini semakin hari semakin tampak. Gerakan jamaah tidak hanya tersebar di India tetapi sedikit demi sedikit telah menyebar ke barbagai negara. Hanya kekuasaan Allah yang dapat memakmurkan dan membesarkan usaha ini.</p>
<p>Pada hari terakhir dalam sejarah hidupnya, Maulana mengirim utusan kepada Syaikhul Hadits Maulana Zakariya, Maulana Abdul Qodir Raipuri, dan Maulana Zafar Ahmad, bahwa beliau akan mengamanahkan kepercayaan sebagai amir jamaah kepada sahabat-sahabatnya seperti Hafidz Maqbul Hasan, Qozi Dawud, Mulvi Ihtisamul Hasan, Mulvi Muhammad Yusuf, Mulvi Inamul Hasan, Mulvi Sayyid Raza Hasan.</p>
<p>Pada saat itu terpilihlah Mulvi Muhammad Yusuf sebagai pengganti Maulana Muhammad Ilyas dalam memimpin usaha dakwah dan tabligh. Pada sekitar bulan Juli 1944 beliau jatuh sakit yang cukup parah. Kondisi tubuhnya yang lemah merupakan bukti bahwa beliau bersungguh-sungguh menghabiskan waktu mengembara dari satu tempat ke tempat lain bersama dengan jamaah untuk mendakwahkan kebesaran Allah.</p>
<p>Akhirnya Maulana menghembuskan nafas terakhirnya, beliau pulang ke rahmatullah sebelum adzan Shubuh. Beliau tidak banyak meninggalkan karya-karya tulisan tentang kerisauannya akan keadaan umat. Buah pikiran beliau dituang dalam lembar-lembar kertas surat yang dihimpun oleh Maulana Manzoor Nu&#8217;mani dengan judul Aur Un Ki Deeni Dawat yang ditujukan kepada para ulama dan seluruh umat Islam yang mengambil usaha dakwah ini.</i></p>
<p><i>Sampai akhir hayatnya beliau tetap mencurahkan perhatiannya pada usaha dakwah ini. Bahkan setelah berkembang di India, usaha dakwah ini berkembang ke seluruh dunia. Hingga saat ini negara-negara di beberapa berlahan benua telah memiliki amal jama’ah dakwah. Mereka terus bergerak dari satu tempat ke tempat yang lain untuk mengajak manusia kembali kepada tugas utama sebagai hamba Allah yang sudah seharusnya mengabdikan diri dengan segenap jiwa dan raga serta sebagai umat Nabi yang terakhir Muhammad saw yang mempunyai tugas dakwah beramar ma’ruf nahi munkar. </i></p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/cyberwhite.wordpress.com/161/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/cyberwhite.wordpress.com/161/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/cyberwhite.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/cyberwhite.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/cyberwhite.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/cyberwhite.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/cyberwhite.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/cyberwhite.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/cyberwhite.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/cyberwhite.wordpress.com/161/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/cyberwhite.wordpress.com/161/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/cyberwhite.wordpress.com/161/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=cyberwhite.wordpress.com&blog=2623838&post=161&subd=cyberwhite&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://cyberwhite.wordpress.com/2008/02/24/maulana-muhammad-ilyas-al-kandahlawy/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/0979532a78f24448fa027a79a8206765?s=96&#38;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96" medium="image">
			<media:title type="html">cyberwhite</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>